Pengertian Paragraf Deskripsi, Narasi, Eksposisi, Argumentasi dan Persuasi beserta Conto-contohnya
Paragraf Deskripsi
Paragraph
deskriptif adalah jenis paragraph yang memberikan gambaran apa adanya tentang
suatu objek atau kejadian sehingga pembaca seolah-olah berada atau merasakan
sendiri objek atau kejadian yang dijelaskan. Contoh:
(Kamarku)
Saya adalah satu
dari sembilan orang yang menghuni kamar 215.
Kamar tersebut tertata dengan rapi. Pertama kali kita membuka pintu,
kita akan melihat empat meja yang disusun berjejer di bagian kiri dan dan tiap
meja terdapat beberapa buku yang tersusun secara rapi. Jika kita membalikkan
tubuh kita sejauh 120 derajat, kita akan melihat dua
lemari kembar yang juga disusun berjejer. Kita juga bisa melihat sepuluh tempat
tidur bertingkat. Pada setiap kaki tempat tidur diberi nomor. Setip tempat
tidur ditempati oleh satu orang, tetapi tempat tidur nomor sepuluh tidak
ditempati dan hanya terdapat satu gitar hitam dan sembilan koper. Selain itu,
udara di kamar tersebut juga sangat sejuk, karena terdapat dua kipas angin.
Ketika kita berdiri di balkon, pemandangannya sangat indah karena ada soccer field dan dua gedung kembar yang
menjulang tinggi.
Paragraf Narasi
Paragraph narasi adalah paragraph
yang sifatnya menguraikan suatu hal secara jelas, dengan tujuan agar memberikan
pengetahuan kepada pembaca. Paragraph ini bisa di buat berdasarkan kisah nyata
suatu kejadian, ataupun hanya berupa suatu karangan fiktif. Contoh:
(Pengalaman Pahit saat SMA)
Pagi itu, hujan turun dengan deras dan saya duduk
kebingungan di tempat tidur. Saya sangat cemas dan takut kalau saya tidak bisa
berangkat ke sekolah. Saya bisa saja memutuskan untuk tidak berangkat ke
sekolah. Namun, saya tidak ingin ketinggalan pelajaran, apa lagi akan ada ulangan
akuntansi. Namun apa daya, jarak sekolah yang jauh dan hujan yang begitu lebat
membuat saya absen pada hari itu.
Paragraf Eksposisi
Paragraf eksposisi adalah
uraian atau pemaparan tentang suatu hal sehinga bisa memberikan pengetahuan
kepada pembaca tentang objek yang dijelaskan. Contoh:
(Manfaat Kayu Cendana)
Cendana, atau cendana wangi, merupakan pohon
penghasil kayu cendana dan minyak cendana. Kayunya digunakan sebagai
rempah-rempah, bahan dupa, aromaterapi, campuran parfum, serta sangkur keris (warangka).
Kayu ini bisa menyimpan aromanya selama berabad-abad. Zaman dahulu, di Sri
Langka kayu ini digunakan untuk membalsam jenazah putri-putri raja sejak abad
ke-9. Di Indonesia, kayu ini banyak ditemukan di Nusa Tenggara Timur, khususnya
di Pulau Timor, meskipun sekarang ditemukan pula di Pulau Jawa dan pulau-pulau
Nusa Tenggara lainnya.
Paragraf Argumentasi
Paragraph
argumentasi adalah paragraph yang berisi pendapat, gagasan atau ide penulis
disertai dengan bukti dan fakta serta alasan yang kuat tentang suatu masalah.
Contoh:
(Bahasa
Inggris harus dikuasai)
Di zaman globalisasi yang penuh
persaingan, setiap orang dituntut tidak hanya memiliki pendidikan yang tinggi, tetapi
skill yang tinggi juga sangat diperlukan. Salah satunya adalah kemampuan
berbahasa Inggris. Hal ini karena bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling
banyak digunakan di seluruh dunia. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang
diajarkan disekolah sekolah dari tingkat dasar sampai perguruan tinggi dan
termasuk materi pelajaran yang diujikan pada ujian akhir nasional tingkat SMP
dan SMA. Kemampuan berbahasa Inggris juga akan memudahkan kita untuk
melanjutkan studi di luar negeri. Kita harus menguasai bahasa Inggris, karena
bahasa ini menjadi prasyarat yang harus dipenuhi apabila kita ingin belajar di
luar negeri. Bahasa Inggris juga bermanfaat bagi kita yang ingin bekerja di
suatu perusahaan, karena hal ini menjadi nilai tambah tersendiri karena banyak
perusahaan yang mensyaratkan pelamar memiliki kemampuan berbahasa Inggris..
Paragraf Persuasi
Paragraph persuasi adalah paragraph yang berisi imbauan atau
ajakan dari penulis kepada pembaca agar melakukan suatu tindakan seperti yang
diharapkan oleh penulis.
(Hidup Sehat)
Kita semua tentu tahu bahwa lingkungan memiliki pengaruh
yang sangat penting dalam kehidupan kita. Jika lingkungan yang kita tempati
bersih, maka kita juga akan terhindar dari penyakit. Sebaliknya, jika
lingkungan kita kotor, maka kita dengan mudah akan diserang penyakit. Namun,
kita seringakali mengabaikan hal ini. Kita membuang sampah tidak pada
tempatnya. Kita tidak pernah memikirkan dampak yang akan ditimbulkan oleh
tindakan kita tersebut. Walaupun tempat sampah disediakan, tetapi kepedulian
kita terhadap sampah sangat kurang. Oleh
karena itu, marilah kita menjaga kebersihan lingkungan agar hidup kita sehat,
dengan cara selalu membuang sampah pada tempatnya.
Give your opinion!
BalasHapusthankz